Jumat, 08 Juni 2012

baru ku sadari..


Kamu seperti api, yang membakarku. Api yang selalu dan akan meninggalkan bekas pada apa yang dibakarnya. Api yang terlihat tak bertanggung jawab namun tak bisa tuk dipersalahkan. Api selalu menghebohkan setiap yang melihatnya bahkan terpukau oleh kobarannya. Api dengan cahayanya yang sulit tuk dipadamkan.
          Cukup lama kita telah saling mengenal dan menjalin kekerabatan. Setiap hari kita selalu bertemu, dan berkomunikasi. Hingga suatu ketika aku menyadari ada sesuatu yang aneh denganku tentangmu. Awalnya aku  menganggap itu hanyalah permainan semata diantara kita,namun ? Semakin lama aku pun tak mengerti, apakah ini hanya perasaanku ataukah yang dinamakan cinta ? Semua terasa tak seperti biasanya. Seperti mulai ada yang bergejolak dihati ini saat itu.
          Dulunya aku berpikir, “aku takkan pernah tersenyum lagi setelah luka itu.” Tapi setelah melihatmu.d apat ku katakan, “Hanya kamu yang mampu membuatku tersenyum kembali setelah luka yang ku rasakan.” Mungkin terlalu pagi bagiku tuk mendefinisikan apa yang ku rasa saat itu. Tetapi aku tak mampu untuk berdusta kalau kamu hadir dalam hidupku, seakan membawa cahaya sangat terang yang menunjukkan arah bagiku untuk melangkah kembali. Kamu yang membuatku sejenak melupakan masa laluku.
 Aku terus menahan perasaan ini hingga aku tiba disuatu waktu. Disaat aku mulai nyaman bersamamu, dan disaat aku mulai dapat mengartikan getaran hati ini. Namun disaat itu jugalah kamu pergi. Sejujurnya, inilah yang ku takuti selama ini. Ketika aku mulai mencintaimu seperti bagaimana aku mencintai masa laluku, disitulah kebahagiaan yang mulai bersinar akan lenyap seketika tanpa meninggalkan bekas setitikpun. Sesal pun terus ku rasakan, menyesali mengapa semua ini terjadi lagi. Semakin aku menyesal, akupun semakin tenggelam dalam air deras. Hanya satu hal yang mampu ku lakukan selain menyesali kepergianmu, ialah berdoa pada Sang Pemilik bumi ini, untuk mempertemukan kita kembali. Aku cinta kamu , …..

Sekian ….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar