Tolong hentikan aku !
Sudah cukup lama aku terjebak di penjara ini. Penjara yang
sangat menyiksaku dan tak pernah membiarkan aku keluar untuk menikmati hidupku.
Sudah cukup lelah aku membendung segala perasaan ini. Kini aku merasa, hati dan
bibirku seperti langit dan bumi. Langit dan bumi yang selalu berbeda, mempunyai
kelebihan masing-masing, dan tidak akan pernah bersatu.
Hari terus berganti, siang terus
menjadi malam , tapi kamu ? Kamu tak pernah beranjak sedetik pun dari
pikiranku. Mungkin ada yang salah dengan mindset ku , yang selalu mengatur kamu
dipikiranku. Bibirku selalu mengatakan, “Aku telah melupakannya. Dia hanyalah
masa laluku.” Namun hatiku ? selalu berkata lain, seakan tak pernah setuju
dengan bibirku. Tuhan menciptakan seluruh organ tubuh untuk saling melengkapi.
Apa yang diucapkan oleh bibir itulah yang keluar dari hati. Namun seringkali
bibirku mendustai hati ini.
Tolong hentikan aku mencintaimu ! Mengapa begitu sulit untuk
melupakanmu ? Menjauh dari bayang tentangmu ? Tolong hentikan aku memikirkanmu
! Hentikan aku ! Aku ingin bahagia walau tak bersamamu, akan tetapi realita
hidup seakan-akan memberitahuku bahwa, “Hanya kamu kebahagiaanku bukan yang
lain.”
Mengapa
kamu seperti sangat bahagia membuatku memikirkanmu ? Aku lelah ! Hentikan aku
tuk berangan tentangmu ! Berangan tentangmu seperti membuat aku terlelap dalam
mimpi semu.
Ketika aku bermimpi
tentangmu, aku tak ingin untuk bangun dan mengetahui kenyataan bahwa kamu
bukanlah milikku lagi. Hentikkaaaaannn ! Aku ingin berteriak dikupingmu,
membentakmu untuk menghentikanku. Tapi aku bukanlah siapa-siapa. Kita hanyalah anak
manusia yang dunia sebut “MANTAN.” Hentikan aku tuk mempedulikanmu ! Kadang aku
heran, “Mengapa aku tak berhenti mempedulikan kamu saat kamu sudah tak
mempedulikanku ?” Aku merasa manusia terbodoh dimuka bumi ini ketika aku masih
saja terus mempedulikan tentangmu. Dihati ini, selalu ada hasrat yang
menggebu-gebu untuk tau tentangmu, walaupun sering aku penasaran bahkan
tersakiti oleh apa yang ku buat itu.
Mataku seperti terbutakan dan tak bisa melihat orang yang
disekelilingku. Seseorang yang mungkin mencintaiku lebih darimu. Seseorang yang
mencintaiku seperti bagaimana aku mencintaimu. Tapi itu sungguh sulit bagiku.
Aku tak tau sampai kapan aku akan terpenjara namun aku hanya berharap, suatu
hari nanti , kan ada seseorang yang melepaskanku dari belenggu cinta ini
Sekian…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar