Kadang apa yang
dipikirkan oleh seorang gadis kecil itu benar. Apa yang diperkirakannya
ternyata benar. Dengan wajah yang cukup kaget, gadis kecil itu terus memandangi
handphonenya dan terus membaca berulang-ulang pesan dari seseorang. Seseorang
itu mengatakan padanya bahwa lelaki yang (masih) dicintai gadis itu telah
memiliki orang lain, lebih tepatnya sedang dalam proses yang pernah dilaluinya
pula. Gadis itu terlalu bingung untuk mengekspresikan apa yang dirasakannya,
dia hanya bisa tersenyum kecil sambil mengelus dada.
Sesak semakin terasa dan rasa tak
percaya pun semakin memuncak. Kini lelaki itu benar-benar telah melupakannya,
dan telah mencari sosok untuk menemaninya. Tak lama setelah membaca hal itu, ia
pun segera memberitahu pada teman-teman curhatnya. Syukurlah, teman-teman gadis
itu mampu membuatnya menjadi lebih tegar. Cukup sulit baginya untuk
(berpura-pura) tegar, kemudian merekahkan senyum dipipi mungilnya itu. Gadis
kecil itu kehilangan kata-kata, seketika ia menjadi seorang yang sangat
pendiam.
Ada rasa penyesalan mengapa dia
mempertanyakan hal itu pada orang yang terpercaya namun disisi lain, jika ia
tak mengetahuinya mulai dari saat itu, ia akan jauh lebih sakit dari padasaat
itu. “Setidaknya mulai saat ini aku bisa mempersiapkan diriku terutama hatiku,”
kata gadis itu dalam hatinya. Mungkin mempersiapkan hati dan mental untuk
kompetisi memang sulit namun mempersiapkan hati dan diri untuk melihat
seseorang yang penting baginya telah memiliki orang lain jauh, sangat jauh
lebih sulit.
Gadis kecil itu semakin tak tau arah,
dan apa yang harus dilakukannya. Gadis itu masih saja melihat gariswaktu pria
itu, dan sekarang melihat sosok wanita itu bahkan orang-orang yang mempunyai
hubungan dengan pria dan wanita itu. Gadis itu tak tau bagaimana caranya untuk
berhenti mempedulikan semuanya, berhenti memikirkannya, ataupun hal-hal
lainnya. Bahkan ia tak tau apakah disaat ini semua terjadi seperti
perkiraannya, ia akan sanggup untuk melihatnya.
Ya semoga saja, semoga gadis itu akan
sanggup melewati semuanya. Melewati dengan hati yang (cukup) tegar dan mampu
merekahkan senyum dipipinya saat melewati semuanya. Ia hanya berharap, walaupun
lelaki itu telah meninggalkannya namun lelaki itu tetap mengingat tentangnya
ataupun kenangan mereka. Walaupun hanya memberi ucapan ulang tahun pada gadis
itu saat gadis itu genap pada usia yang cukup dewasa baginya .
Sekian…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar